Powered By Blogger

Minggu, 18 Mei 2014

"PELUANG"

A.   Kaidah Pencacahan, Permutasi dan Kombinasi

1.     Kaidah Pencacahan
     Apabila peristiwa pertama dapat terjadi dalam p cara berbeda, peristiwa kedua q cara berbeda, peristiwa ketiga r cara berbeda, dan seterusnya, maka banyaknya cara yang berbeda terhadap rangkaian berurutan seperti itu adalah = p x q r x ..
2.     Faktorial
     Perkalian n bilangan asli pertama disebut n faktorial, dinotasikan dengan n!
n! = 1 x 2 x 3 x 4 x …. x (n – 1) x n
atau n! = n x (n – 1) x (n – 2) x ….. x 4 x 3 x 2 x 1
3.     Permutasi
      Cara menempatkan n buah unsur ke dalam r tempat yang tersedia dengan urutan diperhatikan disebut permutasi r unsur dari n unsur(r &#8804 n) yang dinotasikan dengan nPr atau P(n,r) atau 
P atau Pn,r
a.     Banyaknya permutasi n unsur berbeda disusun n unsur(seluruhnya) adalah : P = n!
b.     Banyaknya Permutasi yang dapat disusun dari n anggota suatu himpunan diambil r unsur anggota pada satu saat adalah :P(n,r)
c.     Banyaknya permutasi jika ada beberapa elemen/unsur yang sama adalah :p_unsur_sama
d.    Banyaknya permutasi siklis adalah permutasi yang disusun secara melingkar dengan memperhatikan urutannya(arah putarannya) adalah :
P = (n – 1)!
4.     Kombinasi
      Cara menempatkan n buah unsur ke dalam r tempat yang tersedia dengan urutan tidak diperhatikan
disebut Kombinasi r unsur dari n unsur(r ≤ n) yang dinotasikan dengan nCr atau C(n,r) atau 
C atau Cn,r
       Kombinasi n unsur berbeda disusun r unsur dirumuskan :C(n,r)
5.     Binomial Newton
binomial_newton


B.    Peluang Suatu Kejadian
1.     Dalam suatu percobaan :
§  Semua hasil yang mungkin disebut ruang sampel
§  Setiap anggota dalam ruang sampel disebut titik sampel
§  Hasil yang diharapkan disebut kejadian
2.     Definisi Peluang
     Peluang kejadian A dinotasikan dengan P(A) adalah perbandingan banyaknya hasil kejadian A dinotasikan n(A)
terhadap banyaknya semua hasil yang mungkin dinotasikan dengan n(S) dalam suatu percobaan.
Kisaran nilai peluang suatu kejadian A adalah 0 ≤ P(A) ≤ 1.
Jika P(A) = 0 disebut kemustahilan dan P(A) = 1 disebut kepastian
3.     Frekuensi Harapan
      Frekuensi Harapan kejadian A adalah banyaknya kejadian A yang diharapkan dalam beberapa kali percobaan
Jika percobaan dilakukan sebanyak n kali maka frekuensi harapan kejadian A dirumuskan : Fh(A) = n x P(A)
4.     Peluang Komplemen Suatu Kejadian
        Jika Ac kejadian selain A, maka P(A)c = 1 – P(A) atau
P(A)c + P(A) = 1
P(A)c = peluang komplemen kejadian A atau peluang kejadian selain kejadian A.


C.    Kejadian Majemuk
1.     Untuk sembarang kejadian A atau B berlaku :
 P_umum
2.     Peluang dua Kejadian saling lepas(asing)
       Jika 
p_lps_0 maka dua kejadian tersebut merupakan dua kejadian saling lepas artinya bila terjadi A tidak mungkin terjadi B.
      Besarnya peluang dua kejadian saling lepas(asing) adalah : P_lepas
3.     Peluang dua kejadian saling bebas
       Bila kejadian A tidak mempengaruhi terjadinya B dan sebaliknya, maka kejadian semacam ini disebut dua kejadian saling bebas
Peluang dua kejadian saling bebas dirumuskan : 
P_bebas
4.     Peluang dua kejadian tak bebas(bersyarat/bergantungan)
     Apabila kejadian kedua(B) adalah kejadian setelah terjadinya kejadian pertama A, dinotasikan (B/A), maka dua kejadian tersebut merupakan dua kejadian tak bebas(bersyarat)
Peluang dua kejadian tak bebas dirumuskan : 
P_bersyarat


Tidak ada komentar:

Posting Komentar