”Macam – macam bilangan dalam Matematika”
Posted on 11 Mei 2014 By:
Arvi Sintia
Pasti semua pada
bingung, gimanasih bedain bilangan-bilangan yang ada di MATEMATIKA, maka dari
ini di sini akan dijelaskan secara jelas tentang kebingungna anda. Mohon Blog ini membantu ya J
BILANGAN ASLI
Bilangan asli adalah himpunan
bilangan bulat positif dan nol tidak termasuk. Nama lain dari bilangan ini
adalah bilangan hitung atau bilangan yang bernilai positif (integer positif).
Contoh :
{1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9}
BILANGAN CACAH
Bilangan cacah adalah himpunan
bilangan asli dan nol termasuk di dalamnya.
Contoh :
{0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9}
BILANGAN NEGATIF
Bilangan negatif (integer
negatif) adalah bilangan yang lebih kecil atau kurang dari nol. Atau juga bisa
dikatakan bilangan yang letaknya disebelah kiri nol pada garis bilangan.
Contoh :
{-1, -2, -3, -4, -5, -6, -7, -8, -9, …}
BILANGAN BULAT
Bilangan bulat merupakan bilangan
yang terdiri dari bilangan asli, bilangan nol dan bilangan negatif.
Contoh :
{-4, -3, -2, -1, 0, 1, 2, 3, 4, …}
BILANGAN PECAHAN
Bilangan pecahan adalah
bilangan yang disajikan atau ditampilkan dalam bentuk a/b; dimana a, b bilangan bulat
dan b ≠ 0.
a disebut pembilang dan b
disebut penyebut.
Contoh :
8/4 atau 15/5
BILANGAN PRIMA
Bilangan prima adalah bilangan asli
lebih besar dari 1 yang faktor pembaginya adalah 1 dan bilangan itu sendiri.
Contoh :
{2, 3, 5,
7, 11, 13, 17, 19, 23, 29, …}
BILANGAN KOMPOSIT
Bilangan komposit adalah bilangan asli lebih besar dari 1 yang bukan
merupakan bilangan prima atau bisa juga disebut bilangan yang mempunyai faktor
lebih dari dua. Bilangan komposit dapat dinyatakan sebagai faktorisasi
bilangan bulat, atau hasil perkalian dua bilangan prima atau lebih.
Contoh :
{4, 6, 8, 9, 10, 12, 14, 15, 16, 18, …….}
Contoh :
{4, 6, 8, 9, 10, 12, 14, 15, 16, 18, …….}
BILANGAN IRRASIONAL
Bilangan irrasional merupakan
bilangan real yang tidak bisa dibagi atau lebih tepatnya hasil baginya tidak
pernah berhenti. Sehingga tidak bisa dinyatakan a/b.
Contoh :
π = 3,141592653358……..
√2 = 1,4142135623……..
e
= 2,71828281284590…….
BILANGAN RASIONAL
Bilangan rasional adalah
bilangan-bilangan yang merupakan rasio (pembagian) dari dua angka (integer)
atau dapat dinyatakan dengan a/b, dimana a merupakan
himpunan bilangan bulat dan b merupakan
himpunan bilangan bulat tetapi tidak sama dengan nol. dimana batasan dari
bilangan rasional adalah mulai dari selanga (-∞, ∞).
klik pada gambar untuk memperbesar
Bilangan pecahan / pecahan-pecahan termasuk sekumpulan bilangan rasional.
Pecahan desimal adalah
pecahan-pecahan dengan bilangan penyebut 10,
100, dst. { 1/10, 1/100, 1/1000 }, semua bilangan ini dapat ditemukan dalam
garis-garis bilangan.
Sebuah bilangan asli dapat dinyatakan dalam bentuk bilangan rasional.
Sebagai contoh bilangan asli 2 dapat dinyatakan sebagai 12/6 atau 30/15
dan sebagainya.
Bilangan
Rasional diberi lambang Q (quotient).
BILANGAN IMAJINER
Bilangan imajiner ditandai
dengan adanya huruf , bilangan yang mempunyai
sifat i2 = −1. Secara definisi, bilangan imajiner ini diperoleh dari penyelesaian persamaan kuadratik :
x2 + 1
= 0
atau secara ekuivalen
x2 = -1
atau juga sering dituliskan sebagai
x = √-1
atau secara ekuivalen
x2 = -1
atau juga sering dituliskan sebagai
x = √-1
Note : Bilangan ini
merupakan bagian dari bilangan kompleks.
BILANGAN REAL
Bilangan real adalah bilangan
yang dapat dituliskan dalam bentuk decimal, seperti 2,86547… atau
3.328184. Bilangan real meliputi bilangan rasional, seperti 42 dan −23/129,
dan bilangan irrasional,
seperti π dan √2, dan dapat direpresentasikan sebagai salah satu titik dalam garis
bilangan.
Note :
Dalam notasi penulisan bahasa Indonesia, bilangan desimal adalah bilangan yang
memiliki angka di belakang koma “,” sedangkanmenurut notasi
ilmiah, bilangan desimal adalah bilangan yang memiliki angka di belakang tanda
titik “.”.
Himpunan semua bilangan riil dalam matematika dilambangkan dengan R (real).
BILANGAN KOMPLEKS
Bilangan kompleks
adalah suatu bilangan yang merupakan penjumlahan antara bilangan real dan bilangan
imajiner atau bilangan yang berbentuk a + bi. Dimana a dan b adalah bilangan
real, dan i adalah bilangan imajiner tertentu. Bilangan
real a disebut juga bagian real dari
bilangan kompleks, dan bilangan real b disebut bagian imajiner. Jika pada suatu bilangan kompleks,
nilai b adalah 0, maka bilangan kompleks tersebut menjadi
sama dengan bilangan real a.
Contoh :

Tidak ada komentar:
Posting Komentar